Gaun atau kamu


"Justru dia yg cantik dengan dirinya akan cantik dengan balutan apapun ditubuhnya"

“Cantik banget ya dia”, kata Cindy memuji seorang wanita yang bergaun putih dengan renda-renda manis disekeliling gaunnya. “Menurut gue sih biasa aja tuh, dia cantik pasti karena bajunya aja”, jawab Stephanie pendek sambil terus memandangi wanita yang dimaksud. Besoknya, Stephanie membeli gaun yang sama plus aksesorisnya.

“Bagaimana? aku cantik kan seperti wanita kemarin?”, tanya Stephanie pada Cindy. Cindy hanya terdiam. Lalu ia tersenyum katanya, “Stef sayang, jika aku boleh jujur, justru kamu dengan PENAMPILANMU sendiri berkali-kali lebih cantik daripada yang sekarang. Aku tidak mengatakan kamu jelek, tapi aku lebih menyukaimu yang sedilkit tomboy dengan kaos agak ketat seadanya dan jean biru kesukaanmu”.

“Kamu memang cantik dengan gaun itu, tapi itu cantik yg MENIRU dan MEMBOHONGI dirimu. Aku pun hanya bisa memujimu sekenanya saja dan itupun pada GAUNMU bukan DIRIMU”.

“Maksud wanita yang kemarin kubilang cantik itu bukan karena gaunnya sayang, tapi dia yang cantik dalam balutan gaunnya. Justru dia yg cantik dengan dirinya akan cantik dengan balutan apapun ditubuhnya”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s