Keluarga


"Yang namanya keluarga tidak bisa dipilih siapa yang paling disayangi"

“Ma, aku ada pertanyaan buat mama nih. Jika suatu hari ada banjir besar dan mama menemukan satu kapal yang hanya bisa membawa dua orang, siapakah yang akan mama pilih dan bawa? aku atau papa?”, tanya Angel dengan tatapan mata serius.

“Kok tiba-tiba tanya begituan sayang?”, tanya sang ibu tersenyum sambil terus merapikan tempat tidur Angel. “Aku pengen tahu aja ma, siapakah yang mama lebih sayang. Mama harus jawab ya, aku serius nih…”, lanjut Angel sedikit ngambek. Pipinya dibuat gelembung kembang kempis. Ibunya yang melihatnya tertawa kecil. Dipeluknya dengan mesra putri kecilnya itu dan didudukan diatas tempat tidurnya.

“Iya sayang, mama akan jawab. Sekarang hentikan mainin pipimu itu, nanti jadi jelek lho”, goda ibunya pada Angel. “Sebelum mama jawab, aku minta jawabannya jangan seperti papa ya”, pinta Angel sambil memainkan rambut ibunya.

“Memangnya papamu jawab apa?”, tanya ibu Angel dengan senyuman penuh makna. “Ada dech, sekarang mama jawab dulu. Nanti Aku kasih tahu apa jawaban papa”, jawab Angel membaringkan kepalanya dipangkuan ibunya.

Dibelainya dengan sayang rambut pirang putri kecilnya itu. “Kamu bertanya apa yang akan mama lakukan jika mama menemukan kapal yang bisa membawa dua orang saja bukan?”, tanya ibunya tersenyum manis memastikan. “Iya ma, siapa yang akan mama pilih?”, tanya Angel penasaran.

Dengan senyuman yang manis wanita cantik ini menjawab, “Mama akan pilih kamu dan papamu, lalu mama akan minta kalian yang menaiki kapal itu”.

“Lho, kok gitu ma? jawaban mama sama dengan papa ah, papa ada cerita ya?”, tanya Angel curiga. Ibunya hanya bisa tertawa kecil melihat kepolosan putrinya itu. “Tentu saja tidak sayang. Mungkin kamu belum bisa mengerti apa maksud kata mama dan juga papamu”, lanjut ibu Angel sedikit menjelaskan.

“Bagi mama dan juga papamu, yang namanya keluarga TIDAK BISA DIPILIH siapa yang paling disayangi. Ketika mama dan papa menikah, kita telah menjadi satu. Dan setelah Angel lahir, kita semua tetap satu”.

“Jika yang satu disayangi, maka semua juga tersayangi. Jika yang satu dilukai, maka semua juga terlukai. Dan jika mama harus terpaksa memilih seperti pertanyaan Angel, maka mama memilih kehilangan diri sendiri daripada harus kehilangan salah satu dari kalian yang sangat mama cintai. Karena kamu dan papamulah yang membuat mama ingin hidup setiap hari”, jawab ibunya sambil mencium kening putrinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s