5 Nasehat kecil


5 Nasehat kecil

“Bebaskan dirimu dari pikiran negative dan mereka yang berpikiran negative”

Tidak pernah ada pikiran negative yang baik. Memang benar mungkin pada situasi tertentu pikiran negative bisa membuat kita berani ataupun berhasil. Tetapi seberapa banyak manfaat yang bisa didapatkan dari pikiran negative itu dibandingkan pikiran yang positif?

Semakin Anda bergaul dengan mereka yang negative, semakin Anda menarik lebih banyak pikiran yang negative. Dan saat mencapai puncaknya, Andalah yang paling menderita dan hubungan positif yang telah tercipta akan sirna.

“Lepaskan dia yang telah pergi”

Mencintai adalah sebuah anugerah terbesar dalam diri seorang manusia. Tetapi tetap mencintai seseorang yang telah pergi dan bahkan telah mencintai orang lain adalah sebuah penyiksaan diri. Tidak ada salahnya mencintai seseorang yang pernah hadir dihidup kita, tetapi jangan pula sampai perasaan itu justu menyakiti kita juga.

Cinta tidak pernah menyakiti tuannya. Lepaskan mereka yang telah pergi, dan bukalah hatimu lagi. Sebuah hubungan yang indah tidak harus pada satu orang yang sama.

“Setiap orang mempunyai kesempatan yang sama”

Ingatlah, semua mempunyai kisahnya sendiri. Ada yang disembunyikan rapat-rapat dihati dan ada pula yang “meneriakkannya“ setiap hari. Jangan membatasi dirimu pada mereka yang tidak menjadi tipemu ataupun pilihanmu. Seringkali mereka yang kita anggap tidak pantas ternyata justru adalah pilihan-Nya. Berilah kesempatan yang sama pada setiap orang. Kenali mereka dan nikmatilah.

“Terima mereka sebagaimana mereka”

Anda tentu tidak senang bukan jika seseorang datang kepada Anda dan berkata pada Anda bahwa Anda harus jadi seperti yang diinginkannya. Begitu juga dengan orang lain. Mereka yang Anda kenal sekarang adalah mereka yang sebenarnya.

Tidak ada seorangpun yang sempurna, bahkan Superman yang terkenal kuat, cepat dan bersahabat punya kelemahannya. Saat Anda menerima seseorang apa adanya, kekurangannya seringkali terlihat mengemaskan, tetapi saat Anda menghakiminya, kekurangan itu menjadi cambuk yang menyakitkan.

“Jujur pada dirimu sendiri dan orang lain”

Tidak seorangpun yang suka dibohongi sekalipun membohongi diri sendiri. Kejujuran memerlukan sikap berjiwa besar yang berani. Jika memang salah, akui dan bertanggung jawablah. Lalu berjanjilah akan memperbaikinya. Tetapi kejujuran tidak hanya sebatas itu. Kejujuran yang paling disegani adalah Anda yang jujur menerima kenyataan yang ada sekalipun kenyataan itu akan membuatmu terlihat tidak sempurna.

Tidak perlu membohongi dirimu bahwa yang tidak cantik pasti ada yang suka juga, karena sesungguhnya cantik atau tidak cantik, miskin atau kaya, pembantu atau raja pasti ada yang suka. Jujurlah pada hatimu dan jujurlah pada sesamamu. Tidak selalu yang “sempurna” itu selalu sempurna, bahkan kita  bisa menjadi sempurna dalam “ketidaksempurnaan”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s