Hanya sebuah puisi


Ketika pertama kali melihatmu
Aku hampir tidak percaya dengan mataku
Kukira semua malaikat adalah penghuni surga
Ternyata kamu justru ada didunia

Matamu yang seindah permata
Rambutmu yang sehalus sutra
Senyummu yang menenggelamkan jiwa
Bagiku kamu adalah definisi sempurna

Tahun pertama bulan kedua
Kamu membuat napasku berhenti seketika
“Bolehkah aku jadi pacarmu?”, tanyamu padaku
“Pantaskah aku untukmu?”, jawabku padamu

Mengenalmu adalah arti bahagia
Memilikimu adalah sebuah anugerah
Bersamamu adalah hadiah terindah
Kehilanganmu adalah hukuman jiwa

Kini kulihat dirimu dari jauh
Kisahku denganmu sudah berlalu
Mungkin kamu juga sudah melupakanku
Tetapi bagiku, kamulah isi semua kepalaku

Sepasang sayap yang kamu titipkan padaku
Kini kukembalikan padamu
Setia dan satu janji kita dahulu
Biarlah aku yang jaga tetap utuh

Aku tidak menyesal aku tidak sempurna
Aku juga bangga aku ini pria sederhana
Karena tidak sempurnakulah kamu ada
Walaupun akhirnya aku tetap terluka

Janganlah bertanya apakah aku marah
Karena jawabanku adalah mengigit lidah
Janganlah bertanya apakah aku kecewa
Karena jawabanku adalah air mata

Tetapi aku adalah pria sederhana
Sederhana pikirannya, sederhana bodohnya
Ketika kamu terbang mengenggam mesra tangannya
Aku tersenyum dengan bibir berdarah

Aku tahu kamu pasti bahagia
Aku tahu karena aku selalu berdoa
Aku tahu aku bodoh dan terluka
Tapi demi bahagiamu aku bisa terbiasa

Jangan tanyakan padaku, “Mengapa?”
Karena jawabanku akan selalu sama
Jika kamu memaksa bertanya, “Mengapa?”
Maka jawabanku padamu adalah

Karena aku sibodoh yang hanya tahu mencintai satu wanita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s