Nikmatilah hidupmu, karena itu karunia terindahmu


Enjoying the sun

Hmm, dalam bulan Januari ini saya hampir tidak mempost tulisan apapun (^_^) dan sebagai alasan pembela saya ingin mengatakan bahwa kita disini mempunyai kesibukan lain yang memerlukan fokus lebih.

Ok dech, to the point saja. Pada tulisan kali ini saya ingin berbagi pengalamanku dan pengalaman sahabat-sahabatku tentang INDAHNYA HIDUP.

Ya, ya, ya…, saya tahu beberapa kan berkata, “Bagaimana hidup itu indah? Apa yang kurasakan adalah kesedihan, kepedihan, ketidak-adilan, perbudakan dan blah blah blah…”. Dan maaf, Anda benar sekali dengan yang Anda katakan.

Ingatlah ini sebelum Anda melanjutkan untuk membaca.

“Apapun yang Anda pikirkan itu BENAR! Dan pikiran itu yang dipikirkan berulang-ulang menciptakan PERKATAAN. Dan perkataan itu yang dikatakan berulang-ulang berubah KEBENARAN. Dan kebenaran itu yang dipertahankan berulang-ulang menjadi KEPRIBADIAN. Dan kepribadian itu adalah Anda”.

Saat Anda baru membaca dua paragraf diatas dan berkata, “Ah, omong kosong!”, atau “Mudah dikatakan, coba dia diposisi gue sekarang”, atau “Dasar *sensor*, otak *sensor*, *sensor…*”, dan blah blah blah negatif dan merusak pikiran lainnya, saya mohon BERHENTI MEMBACA dan klik tanda SILANG atau CLOSE blog ini.

Selesai.

Mengapa? Karena adalah hal yang sia-sia Anda ingin membaca tapi ingin menyangkalnya. Bagaimana Anda bisa mencampur adukan teh panas Anda dengan es soda?

Begitu juga dengan tulisan ini, jika Anda ingin mengisi pengetahuan baru pada pikiran Anda, Anda harus menuang atau mengosongkan pikiran lama dulu. Maksud mengosongkan disini bukan berarti Anda tidak memerlukannya lagi, tetapi lebih kepada untuk jangan mencampur adukan dahulu.

Analoginya adalah Anda ingin meminta teh pada sahabat Anda, tetapi Anda tidak mau mengosongkan cangkir kopi Anda satu-satunya. Anda mungkin berpikir mungkin tidak masalah kalau dicampur saja, dan ya, memang tidak masalah, tapi apakah Anda yakin itu RASA TEH yang sesungguhnya?

Itulah yang sering terjadi pada Anda, saya, kita semua.

Seringkali Anda ingin meminta nasehat baik pada orang lain, apakah itu tentang hubungan Anda dengan pasangan Anda, pekerjaan Anda, kekayaan Anda, persahabatan Anda maupun lain sebagainya, tetapi yang terjadi justru kita sering menjelekan balik yang memberi nasihat baik tersebut.

Ya, Anda memang benar, tidak semua nasehat itu baik bagi Anda. Tetapi ingatlah ini juga,

“Jawaban yang baik didapatkan dari pertanyaan yang baik. Jawaban yang tepat didapatkan dari orang yang tepat”.

Apa maksudnya? Sederhana saja dan saya yakin Anda pun sudah mengetahuinya. Coba bandingkan jawaban apa yang Anda dapatkan dengan dua pertanyaan dibawah ini.

“Bagaimana supaya hidupku lebih indah?”, dan
“Mengapa sih hidupku selalu tidak indah?’.

Menurut Anda pertanyaan mana yang menghasilkan jawaban yang lebih indah?
Lalu pertanyaan kedua saya, apakah tepat Anda menanyakan pertanyaan ini pada orang yang sendirinya tidak bahagia (tidak tepat)?

Itulah mengapa saya menyarankan Anda untuk berhenti membaca tulisan ini jika dari awal Anda sudah ingin dan bahkan MENYANGKALNYA. Saya memilih tulisan ini tidak dibaca daripada tulisan ini harus membuat pikiran Anda dihinggapi pikiran yang negatif dan merusak sehingga hari Anda yang indah menjadi tidak indah.

Sesungguhnya rahasia hidup untuk indah adalah,

Anda meng-INDAH-kan PIKIRAN Anda. Setelahnya hati Anda akan merasa LEGA dan dipenuhi BAHAGIA. Selanjutkanya PERKATAAN Anda akan menjadi lebih baik dan indah.

Makanya seperti tadi diatas saya katakana bahwa, “Apapun yang Anda pikirkan itu Benar!”.

Anda berkata 1+1=3 dan Anda benar!
Anda berkata bumi itu datar, Anda benar!
Anda berkata untuk hidup bahagia harus kaya, Anda benar!

Tidak seorangpun yang bisa memaksakan pikiran lain pada pikiran Anda TANPA SEIJIN Anda, Anda yang MEMILIHNYA dan Anda pula yang MENGENDALIKANNYA.

Itulah mengapa ada satu tulisan (mungkin seperti tulisan dan blog sederhana ini) yang bagi sebagian orang luar biasa tetapi bagi lainnya luar binasa. Bagi sebagian adalah kebenaran bagi sebagian adalah kebohongan.

Dan mengapa bisa terjadi perbedaan begitu, tidak lain dan tidak lebih – menurut pendapat dan pengalaman sok tahuku saja – PENGALAMAN yang terjadi pada orang itu.

Misalnya, saat kecil Anda melihat saudara atau sahabat ataupun keluarga Anda, bahwa tidak pernah ada bahagia ketika hidup dalam kemiskinan. Anda melihat orang-orang terdekat Anda sering mengeluh tentang kurangnya uang, kurangnya kebahagiaan karena uang, direndahkan karena uang sehingga Anda secara TIDAK SADAR dipenuhi KEBENARAN baru.

Apalagi, Anda melihat orang lain yang kaya ternyata sering tertawa. Mereka terlihat lebih bahagia, mereka bisa membeli apa saja, mereka dipuji oleh para mata yang melihatnya, dan saat itulah Anda menyakinkan pikiran Anda, “Bahagia harus kaya”.

Apakah Anda salah? Sekali lagi, apapun yang Anda pikirkan, Anda benar!

Bahagia tidak datang pada mereka yang kaya bak raja ataupun miskin bak sampah. Bahkan dalam kamus para penghuni surga pengertiaan kaya tersebut bahkan tidak berhubungan sama sekali dengan harta benda raga tahta, tetapi HATI YANG BAHAGIA DAN MULIA.

Tetapi sebelum Anda salah kaprah, saya tidak mengatakan bahwa segala harta benda tidaklah penting. Ia penting sebagai ALAT PENUKAR didalam dunia. Tanpa uang saya tidak bisa membeli komputer dan menulis tulisan ini. Bahkan saya tidak bisa membayar tagihan listrik sehingga bisa menghidupkan komputer juga.

Uang adalah sebagai pelengkap karena kebutuhan dunia memang memerlukannya. Tetapi janganlah jadikan KEBAHAGIAAN HIDUPMU harus dibeli dengan uang juga.

NIKMATILAH HIDUPMU, dan karena Anda menikmatinya maka tuan BERLIMPAH dan istrinya nyonya BAHAGIA pun menghampirimu.

Tidak percaya? Maka ijinkan saya berbagi pengalaman kecil saja yang dulu saya sangat “miskin” bahagia tetapi kaya egois dan kawan-kawannya.

Dulu, untuk menulis tulisan ini bagi saya adalah hal yang sangat tabu. Maksudnya, bagaimana mungkin hanya dengan membaca tulisan orang, buku-buku, seminar maupun melihat seorang motivator berbicara bisa membuat seseorang menjadi lebih baik? Bahkan bisa menjadikan dirinya menjadi BERLIMPAH?

Ketahuilah, itu BENAR!

Sebelumnya, saya adalah pribadi yang sangat *sensor*. Mungkin para penghuni kebun binatang pun tidak cukup untuk dilabelkan pada pribadi saya yang dulu – ingat ya, dulu lho (^_^).

Saking menyebalkannya pribadi saya ini, seorang sahabat baikku memberikanku sebuah buku bersampul hijau bertuliskan Bagaimana mencari teman dan mempengaruhi orang lain, karangan Dale Carnegie tanpa mengatakan apapun.

Awalnya, saya tertawa sinis dan buku itu kuambil dan kuletakkan pada lemari sampai berdebu mingguan kemudian. Tetapi entah bagaimana, seperti ada bisikan kecil dihati, buku itu saya ambil dan baca.

Selembar. Dua lembar. Tersenyum sinis.
Tiga lembar. Satu topik selesai. Saya terdiam.
Satu bagian. Bagian lain. Saya hampir menanggis (sedikit lebay tidak apa-apa kan).

Pengarang buku itu seperti sangat mengerti saya. Bahkan saya merasa dinasehatinya secara langsung. Dan Tidak perlu dua hari buku itu saya baca habis. Point-point pentingnya saya catat pada HP saya. Dan ketika minggu tiba, saya langsung keGramedia membeli buku tersebut plus buku lainnya.

Apa hasilnya?

Setelah bertahun-tahun mempraktekannya, saya menjadikan diri saya pribadi yang lebih baik. Bahkan setelah puluhan tahun berlalu saya kadang kagum sendiri ternyata buku saya koleksi dan baca telah cukup banyak. Dan semua itu rata-rata buku tentang pengembangan diri, motivasi dan cerita inspirasi.

Blog ini pun saya buat dengan tulisan sederhanaku yang kalang kabut apa adanya karena terinspirasi buku-buku tersebut dan seminar yang saya pernah ikuti. Saya dianjurkan apapun itu yang baik bagimu, (mungkin) baik juga untuk orang lain. BERBAGILAH! Dan itulah mengapa blog ini ada.

Apakah sekarang saya menjadi yang terbaik dan kaya raya, mobil mewah dan pemilik perusahaan kelas dunia? Jawabanku belum dan saya sangat berterimakasih atas doanya yang demikian.

Mungkin sebagian dari Anda yang sedang semangat dan ketika membaca pada paragraf diatas dimana saya yang mengatakan belum menjadi kaya raya, hidup mewah, Anda menjadi lemah tidak bersemangat lagi.

Ketahuilah, saya menulis ini karena ingin berbagi dengan Anda. Bukan untuk mengajar atau mengurui Anda tentang bagaimana menjadi kaya raya dan hidup mewah. Saya ingin berbagi sesuai dengan judul diatas bahwa HIDUP ITU LUAR BIASA INDAH. Apapun kondisimu, apapun keuanganmu.

Sekarang, saya menjadi pribadi yang lebih baik. Dan saya ingin menjadi lebih baik setiap harinya. Jika Anda mengenal saya yang dulu dengan saya yang sekarang, Anda akan tidak percaya ini adalah saya. Jangan-jangan saya yang asli diculik alien, dan saya yang sekarang adalah alien yang menyamar jadi saya (^0^).

Intinya, segala sesuatu berlimpah datang pada Anda karena Anda yang dahulu MELIMPAHKAN itu pada Anda sendiri. Dan cara termudahnya adalah menikmati hidup Anda dengan BERSYUKUR.

Ketika Anda bersyukur, Anda lebih banyak tersenyum. Anda lebih bahagia. Anda memperlakukan orang lain lebih indah. Orang yang dekat dengan Anda merasakan betapa ramahnya Anda. Mereka jadi ingin lebih dekat dengan Anda. Dan ternyata salah satu yang menyukai ramah Anda mengenalkan Anda pada atasannya.

Atasannya menyukai Anda yang baik, jujur dan ramah. Anda pun menikmati pekerjaan Anda dengan bahagia. Anda menjadi lebih pemaaf sekalipun banyak yang bilang Anda mencari muka. Atasan Anda bangga melihat Anda yang bekerja dengan semangat dan selalu ramah. Lalu Anda diberi kepercayaan lebih tinggi. Dan lebih, dan lebih.

Terdengar indah? Terdengar murahan? Hanya terjadi dalam tulisan ini saja?

Anda benar! Anda yang mengatakannya dan Anda yang memilihnya.

Anda memilih untuk tidak percaya, maka tuan tidak percaya akan membuktikan Anda benar.
Anda memilih untuk percaya, maka tuan percaya akan membuktikan Anda benar.

Bahkan saya tidak meminta ataupun mewajibkan Anda harus percaya pada tulisan saya. Tulisan yang ditulis oleh seseorang yang belum kaya, belum berlimpah mewah, dan blah blah blah syarat dunia. Dan saya tidak menyalahkan Anda, saya malah senang Anda setidaknya mau membaca.

Yang pasti, saya merasa lebih bahagia. Saya merasa lebih damai dan lega. Saya merasa hidup sangat indah. Semua bisa saya nikmati bukan karena saya seorang ahli. Tetapi karena saya MEMILIH. Dan hasilnya saya sangat mensyukuri segala Anugerah-Nya. Apapun kondisiku, apapun keuanganku.

Terdengar munafik lagi? Anda benar lagi.

Anda yang memilih. Anda yang mempercayai dan Anda pulalah yang menerimanya.

Saya memilih BERSYUKUR dan MENIKMATI. Karena bagi saya, masih bisa hidup dan menulis artikel ini saja sudah merupakan ANUGERAH TERINDAH yang diberikan Tuhan Maha Baik dan Maha Pemurah.

Dan sebelum mengakhiri tulisan ini, berikut adalah kata-kata yang saya selalu resapi.

“Bersyukurlah dengan apa yang telah Anda miliki, bukan yang tidak Anda miliki. Bahkan Anda harus bersyukur karena Anda masih hidup HARI INI dimana dibelahan dunia lain, mungkin juga disekitar Anda sedang menanggisi kepergian seseorang yang mereka cintai. Dan bahkan banyak yang tadi malam berdoa agar diberi hidup sehari lagi”.

:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s