Hidup itu seperti es krim yang mempunyai banyak rasa


cloud-cool-ice-cream-ice-cream-cone-image-photography-Favim.com-64838

Hidup itu bagaikan es krim. Ada yang rasa buah seperti stoberi, pisang, anggur juga durian. Ada juga rasa coklat, kacang dan lain sebagainya. Semua adalah es krim yang berbeda RASANYA saja. Ada yang kamu suka, ada juga yang tidak kamu suka.

Seperti itulah hidup. Ada rasa yang kamu suka, ada rasa yang tidak kamu suka.

Pernahkah ketika kamu menemukan es krim yang kamu suka dan kemudian kamu menjadi tidak menyukainya? Ataukah kamu mencoba rasa lain dan ternyata kamu tidak suka dan memarahi orang yang menjualnya? Pasti pernah bukan? Setidaknya – mungkin – pernah lihat.

Itulah yang sering kita lakukan dan perbuat pada diri kita sendiri.

Seringkali kita sudah berusaha melakukan apa yang kita percayai – es krim yang kita suka – tetapi tetap belum atau tidak memberikan hasil, lalu kita mencoba cara lain – es krim rasa lain – dan ternyata malah lebih parah lalu kemudian kita malah marah pada “penjualnya”.

Siapakah penjual yang saya maksud? Tentunya kamu sudah tahu.

Tuhan memberi kita banyak “rasa es krim”, suka atau tidak suka dimaksudkan supaya kita tahu bahwa es krim itu banyak rasa dan enak, hidup itu banyak warna, dan kamu diberi BANYAK PILIHAN untuk MEMILIH dan MENIKMATINYA.

Jika kamu tidak menyukai es krim rasa durian, maka jangan membeli yang rasa durian apalagi sampai memarahi penjualnya. Penjualnya sendiri telah memberikan kamu banyak pilihan dan tidak memaksamu untuk memilih yang tidak kamu suka.

Dan jangan pula ketika kamu tidak menyukai es krim rasa durian, kamu malah memberitahukan pada yang ingin mencobanya bahwa rasa itu tidak enak rasanya. Semua mempunyai SELERA HIDUP yang berbeda.

Bukankah lebih menyenangkan kamu menceritakan mengapa kamu suka rasa stoberi dan begitu menyukainya daripada mengeluh dan menjelekkan rasa durian bukan?

Dan bukankah bagi yang lain yang memang suka rasa durian akan tersinggung ketika kamu menjelekkan rasa durian?

Dan Menurutmu mana yang lebih menyenangkan, menceritakan rasa yang kamu suka dan membuatmu bersemangat dan menarik banyak teman, ataukah mengeluh tentang penjualnya yang menjual es krim tidak enak dan menjelekkannya yang justru merusak harimu yang indah?.

Itulah hidup. Ada banyak rasa. Dan kita semua diberi kebebasan memilihnya. TANPA PAKSAAN.

Ada yang memilih tetap menyukai stoberi saja sehingga tidak pernah merasakan rasa lainnya. Ada yang memilih BERANI mencoba rasa lainnya dan tetap MENIKMATINYA. Ada yang malah MENCAMPURKAN semua rasa sehingga TERCIPTA rasa UNIK yang hanya dia sendiri suka.

Merasa aneh? Mungkin iya.

Tetapi jika yang MENIKMATINYA saja menyukainya dan memberinya kebahagiaan tanpa merugikan orang lain dan memang hal yang baik, mengapa pula kamu, saya, kita semua harus menghakiminya karena menurut kita “aneh” atau berbeda?.

Itulah yang sering kamu lakukan pada dirimu sendiri. Terlalu mendengarkan PENDAPAT orang lain yang belum tentu benar dan MENGHAKIMI kehidupan orang lain tanpa mengetahui dan mencari tahu kebenarannya.

Semakin kamu mendengarkan, semakin kamu jauh dari yang kamu inginkan. Semakin kamu menghakimi, semakin kamu jauh dari kebahagiaan.

Nikmatilah es krimmu. Cobalah rasa lain jika perlu. Dan jikalau itu belum cukup bagimu ciptakan sendiri es krimmu. Dengan RASA, BENTUK dan WARNA kesukaanmu. Yang baik bagimu, juga baik bagi sesamamu.

One thought on “Hidup itu seperti es krim yang mempunyai banyak rasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s